Air Jolotundho Kanjeng Sunan Kalijaga

Air bertuah yang tanpa harus dimasak terlebih dahulu langsung di minum wah seger banget. Nah aku punya cerita tentang air bertuah ini yang secara tidak sengaja dan sangat manjur.

Awalnya aku berada Di grup fb grup mancing horor dari jogja. Dari sekian banyak anggota grup akhirnya banyak yang mengenal iblizz katon (namaku) atau karyawan tuhan, nah cerita di mulai saat banyak yang telfon dan chat wa.

Penyakitnya bermacam-macam dari strok ringan (medis) sampai yang belum punya momongan atau dagang di usili makhuk halus atau di buat bangkrut sampai ada istrinya yang kabur bersama pil nya atau sebaliknya kabur bersama wilnya.

Dan yang paling menarik ada salah satu bapak-bapak meminta tolong dan bercerita kalau anak gadisnya mulai dari kelas 6 sd setiap hari selalu kesurupan tidak hanya sekali dalam sehari tapi bisa sampai 5 atau 6 kali sehari. Dan itu sampai minta tolong sama aku dan, saat kejadian sudah kelas 1 SMA.

Hidup tersiksa sampai kurus kering badannya, harta sudah di jual untuk mengobatkan si anak ke non medis dan medis pokoknya sudah ditempuh semuanya dan hasilnya nihil. Uang habis tapi sembuh kagak.

Jadi kerasukannya setiap habis ashar sampai subuh nanti hilang sendiri dan si anak kembali normal ya sekolah dan lain lain aktivitas sperti biasa. melihat keadaan begitu namanya orang tua pasti panik kawatir dengan keadaan anaknya.

Nah setelah bapak yang telfon aku itu berkata “Mas iblizz tapi maaf kami sudah menyerah dan kami sudah miskin tidak punya apa-apa jadi kalau mas iblizz mau membantu kami, kami bersukur dan terimakasih banyak kami sekeluarga tidak bisa membalas nya” ucap bapak itu, lalu aku jawab

“Kirim saja alamat lengkap dan nama lengkap si anaknya pak inshaallah akan saya kirim media nya” balasku

“Maaf mas saya tidak bisa mengirim ongkirnya apalagi datang mengambilnya” ucap bapak itu lagi

“Sudah pak tenang saja ndak usah ngirim pak” jawabku.

Singkat saja setelah itu aku mikir kalau sudah banyak juru sembuh tapi tidak jua kunjung sembuh lha mosok aku, pikirku sambil duduk di teras. Tiba-tiba ada dua anak kecil bermain di depan rumahku, mereka bermain batu gunting kertas. Aku melihat saja sambil merokok “kamu kalah, kertas kalah sama gunting” teriak satu anak Bermainnya dengan suara keras.

Aku terganggu lalu aku dengarkan bocah itu bermain sampai aku menemukan jawaban.

“Ah harus di carikan lawan” ucapku berbisik lirih lalu bangun dan bergegas mengeluarkan sepeda motor lalu pergi.

Tujuanku memang mencari tempat-tempat yang angker, demit musuhnya demit juga. Ketempat karuhun (sesepuh yang babat wilayah) di sekitaran tembalang ada dua sendang entah sendang apa namanya tapi aku langsung saja kesana.

Sendang pertama dengan dua pohon trembesi dan di sana nampak tidak terurus, lokasi dekat dengan universitas. Nah sewaktu turun sudah Di sambut dengan dua sosok pemuda (ghoib) ganteng-ganteng.

“Assalammualaikum” ucapku

“Waalaikumsalam” balas nya.

“Ada keperluan apa datang kesini” tanyanya

“Pertama saya datang hanya ingin mengetahui kesehatan mas masnya dan, kedua niat saya mau mencari titik pengetahuan dan sedikit belas kasih agar mau memberi solusi untuk temen saya yang sedang menderita kesusahan, jadi mohon maaf kepada mas mas agar sudi memberi saya petunjuk” ucapku

“Mari silahkan istirahat disana cari tempat berlindung” ajaknya

Aku pun mengikuti mereka dan sampai di pojokan(kebononan) kita bertiga duduk di atas batang pohon ynng tumbang kayak nya sih ranting dahan kayu trembesi.

“Apa yang bisa saya bantu mas, nama saya godong garing dan ini adik saya godong teles” ucapnya sambil memperkenalkan diri, aku juga memperkenalkan diri

“Maksut saya kemari mau meminta air sendang siapa tau dengan lantaran air sendang ini bisa memberi kesembuhan buat temen saya yang sedang sakit” ucapku menjelaskan kepada dua penunggu sendang.

“Iya saya ijinkan dan perlu mas iblizz ketahui air sendang Ini masih bermanfaat buat orang-orang di sekitar asal tahu jalurnya dan air sendang ini pelengkap saja mas dan masnya harus mengambil empat mata air lagi di sendang banyu putih, karangpanas dan sendang dewi kali dan kalau mau lebih bagus ambil air jalatundha di makam Kanjeng sunan kalijaga dan ingat mas bila kelima air ini sudah di campur semuanya akan lebih sempurna dan lebih berguna” jelasnya sambil membenarkan duduknya yang kurang nyaman.

“Semoga air ini berguna untuk temen temen mas iblizz” ucap godong garing

“Iya mas goga (godonggaring) lh-temen pada susah e kita sebagai temen yang baik kan harus ikut membantu, ow iya buat apa saja mas kelima air ini”, tanyaku

“Bisa apa saja kalau dari air jalatundha sendiri sudah jelas karomahnya untuk pendaringan kebak (rejeki) dan buat keluarga bisa juga segala penyakit dan penyakit kulit, sebab awal mulanya air jalatunda itu dari aliran tujuh sungai dan jangan lupa ada satu syarat lagi kalau mas nya mau lebih manjur lagi nanti saya ajarkan” ucap goga

“Oke siap mas” sahutku

“Caranya mas harus (sensor) lalu untuk diminum” sahut goga

Sebenernya sih banyak orang lalu lalang dan melihat kearahku tapi aku ngga peduli urusannya masing-masing .

sambil menyalakan sebatang rokok lalu aku tawari mereka merokok tapi mereka menolak. Dengan basa-basi aku ngobrol sambil bercanda, sesekali saling mendorong tertawa dan riang, seolah kami sudah lama saling kenal.

“Mas gote (godong teles) punya keahlian apa” tanyaku

“Aku seorang tabib (juru sembuh dengan ramuan) kakang goga yang selalu menemaniku” ucapnya

“Wah bisa turunkan kepadaku mas gote” pintaku

“Hehe maaf tidak bisa tapi aku bisa membantumu mas membuat ramuan” balasnya

“Bisa apa saja mas” tanyaku

“Bisa” jawabnya

“Wasir, ambeyen, nyeri tulang stroke, hernia apa bisa mas” tanyaku

“Kecil” ucapnya dengan senyum

“Lemah syahwat, plekcur impoten dan penyakit kejantanan” tanyaku semakin ngawur penasaran

“Bisa tapi ada satu syarat” jawabnya

“Gah kalau tumbal” timpalku

“Ngga mas, bukan tumbal manusia tapi bawa kan aku seekor ayam panggang itu saja dan semua akan aku ajari, dan tergantung penyakitnya parah atau tidak” kata goga

“Kebanyakan sih pada bang jago mas, biasanya kalau wanita keluhanannya sih mandul/lama belum punya anak, biasanya sih gitu mas ada yang semphik nya gatal, longgar dan ada yang bau ahahaha” ucapku dengan sedikit tawa.

“Ahhh bisa apa sih mas, itu mah kecil pakai mdjfisnfhfosjd saja pasti sembuh dan jaminan rapet mas biar suami pada betah dan buat istri makin sayang sama suami kalau kejantanan mereka kembali, usia mempengaruhi mas tapi masih bisa dengan di urut dan nanti di buatkan ramuan. Maaf mas kalau bang jago maksutnya apa?” tanya mas goga dan mas gote

“Bang jago itu baru naik dah turun ahahahaaa” ucapku

“Ah setan pasti pengalaman pribadi ya” ucap mas gote

“Iya e mas tapi sudah saya urut sendiri wkwkwkw” timpalku

“Sudah mas sana ambil air nya, jangan pulang langsung saja ke sendang lemah putih trus selanjutnya sampai selesai.

Di air jalatundha dan nanti di masukin botol lalu di suruh minum mas sampe sana, dan jangan lupa kesini bawa ayam panggang ya” ucap nya mas gote.

Aku mengiyakan dan kembali melanjutkan perjalann sampai di sendang kali setelah dari sendang banyu putih. Memang yang paling sadis di sendang kali. Baru datang saja langsung di sambut sama sosok harimau putih, sedang santuy di pinggir sendang.

Melihat ku dengan Tatapan tajam lalu mengaum, spontan saja aku kaget. “aku ngga takut ahahajhaja” candaku sambil mendekatinya.

“Om Swastyastu” salam ku

“Assalamualaikum” ucap harimau itu

Aku sontak terkejut lalu membalas salamnya “waalaikumsalam” balasku

“Emang nya aku hindu apa” ucapnya ketus

“Maaf aku kira komang astikayasa, lha namanya sendang kali aku kira dewi kali” ucapku, lalu harimau itu berjalan mengelilingiku dengan dengusan memutari badanku.

“Buaaaa” gertak ku mengaget kan harimau putih itu dan badannya sedikit kebelakang karena reflek

“Ahahahhahaha” tawaku

“Mataneee suu” gerutu si harimau

Maaf di larang keras menulis ulang/membawakan untuk chanel yutup tanpa ijin bisa saya denda. 50kg beras+mie instan dua kardus, di tambah minyak satu karton+susu sachet 1 dus. Camkan itu (bercanda ahahaha).

Harimau menggerutu sambil misuh misuh. “ada keperluan apa kamu kemari” tanya harimau itu sambil duduk manis manja grup. Sambil rebahan dih engkang naha liur Pisan.

Lalu aku berkata “aduh harimau aku hanya minta ijin mau minta air sendang saja buat obat temen saya”, ucapku

“Boleh silahkan bawa asal jangan kau gunakan untuk kejahatan” ucapnya

“Iya iya” jawabku sambil hendak mengambil air sendang dengan tangan kanan.

“Jangan begitu woe, ngambilnya pakai tangan kiri dan membelakangi sendang” teriaknya

“Ahhh ribet banget,, iya-iya” jawabku sambil mengambil air. Setelah itu aku hendak berpamitan.

“Terimakasih harimau aku akan gunakan air ini untuk menolong orang lain” kataku sambil membungkuk hormat

“Bawa mendekat sini” ucapnya

“Ah ngga nanti aku mok terkam” kilahku

“Ahahahaa seluruh badanmu pait hanya satu yang manis” ucap harimau itu

“mosok sih, bagian mana yang manis wajahku ya” kataku sambil berpose.

“Ahahahaa ediannn bukan wajah mu tapi yang manis cuma janjimu ahahaha cepet bawa sini uhukkk uhukk (harimau tersedak)” ucap harimau

“Kalau bukan harimau sudah tak gecek (tumbuk pakai batu) kepalamu”bisikku

Lalu air dalam botol aku kasihkan di depannya kemudian di jilati beberapa kali dan aku ambil lalu di ijinkan pulang. Setelah sampai rumah air-air sendang aku simpan tinggal satu lagi jalatunda.

Singkat cerita jam 11 malam badanku cape dan naksutku ingin istirahat Rebahan di kamar.

Menunggu ratu demit (istriku) lha kok yang masuk kekamar anak gadis kira-kira umur 15/16 tahun gitu. Masuk dan langsung menggoyang-goyangkan kakik

“Mas mas,, bangun cepet ke sendang jalatundha” ucapnya.

Spontan aku bangun dan ketika aku melihat gadis remaja itu lalu berjalan keluar dari kamar dan aku menyusulnya tapi sudah hilang di ruang tamu.

“Sial” ucapku lalu memakai celana panjang dan baju juga jaket dan nyus mengeluarkan motor berpamitan sama ratu demitku.

Seketika lhesss, aku keluar dan langsung menuju demak. Singkat cerita sampai di kadilangu demak tempat pemakaman kanjeng sunan kalijaga dan tempat air jalatundha. Langsung saja setelah parkir motor pada tempatnya aku berjalan memasuki area pemakaman.

Baru menginjakkan kaki di gerbang masuk Tiba-tiba aku di pepet dua orang lelaki yang tegap diapit kanan dan kiri. Aku ngga bisa bergerak sampai aku berhenti pun tetep di angkat tanganku kanan dan kiri. Eh sial pikirku siapa sih iseng banget.

Nampak berjalan keluar dan masuk para peziarah. Aku terus di apitnya. Kedua sosok itu dan sampai di gerbang pemakaman lagi aku di paksa putar arah dan kekanan kearah masjid.

“Aku terus meronta tapi tidak ada satu pun yang memperdulikanku.

Sampai di masjid lalu aku di bawa ke tempat wudhu. “sudah sana wudhu dulu lalu ikut jamaah dengan kami. Aku sedang wudhu pun di tungguin kedua sosok itu dan setelah selesai aku mendekatinya tapi sudah tidak mereka pegangi.

“Aku sudah isyaan tadi” ucapku

“Belum” bentaknya. Ah ngga bisa aku bohongi, pikirku.

Sampai di dalam masjid. Sudah banyak orang yang bersiap-siap untuk berjamaah. Rata rata tinggi badannya hampir sama dan berpakaian sama hitam-hitam tidak ada yang berbeda baju. Aku tidak melihat imam nya aku di belakang sendiri dan beda warna bajunya aku hanya jersey yang lain hitam rapi berpicis.

Aku ngga peduli aku tetep ikut jamaah ngga bisa lari. Dua orang itu ada di samping kanan dan kiri ku. singkat cerita selesai sholat aku di bawa keluar dan sesampainya di samping depan kiri masjid aku di suruh duduk dan satu sosok pergi entah kemana. Aku masih duduk di dekat pagar disampingku sosok itu kayak acuh galak banget Eh manusia macam apa dia. Pikirku

“Kamu jangan terlalu mempertanyakanku aku di utus kanjeng sunan agar memberikan kepadamu sesuatu” ucapnya memulai pembicaraan

“Lha mana kanjeng sunan” tanyaku

“Yang jadi imam tadi” ucapnya, spontan aku langsung berdiri dan hendak lari tapi di tahan

“Sudah kembali beliaunya” jelasnya

“Ah kenapa ngga bilang dari tadi mbelgedes” jawabku marah belum sempat di jawab sama sosok itu kemudian datang yang satu membawa dua botol acua

“Ini” ucap si b

“Kamu kalau ngga di bimbing begini suka seenaknya saja, kamu itu kesayangan beliau kamu selalu di tanyakan kalau kamu lama tidak kesini” jelasnya

“Aku ngga tau tow” ucapku sambil menerima dua botol air dalam botol

“Ini air jalatundha bawa pulang sana” ucap sosok si b

“Aku mau kirim doa dulu kemakom” ucapku.

“Biar istirahat kanjeng sunan, ganggu saja kamu, besok aja, lagian ini air dah di suruh ngambil buat kamu” ucapnya

“Ah tidur dimana biar aku guncang ranjangnya dengan doa ku” timpalku

“Ah asemm ngeyel mulu, dah cepet atau aku paksa”, ancamnya

Akhirnya aku menurut saja, sampai di tempat jualan oleh-oleh aku melihat tempat ngopi masih buka (biasanya sih tutup sore ngga sampe jam malam) namanya kopi payung.

Aku mampir dan memesan kopi lalu sambil menunggu, aku duduk sambil merokok dan dua botol air aku letakkan diatas meja. Kopi di suguhkan, tapi bukan biasanya yang menjual kok ini cewe cantik gaun/sayak. Rok tipis diatas paha dan atasan hitam mengkilap rambut terurai panjang sepinggang membawa dua gelas kopi lalu di suguhkan di mejaku.

“Ini kopinya mas” ucapnya , padahal ngga ada orang lain selain aku

“Aku pesan satu kok mba” ucapku.

“Geratis mas, satu buat saya sendiri” balas nya sambil duduk di depanku segaris lurus. Pandangan lurus curi-curi pandang.

“Ingat mas sebaik apa pun angin akan selalu membawa aroma” ucapnya

“Iya mb kadang dingin kadang lembut” balasku

“Aroma kematian” sahut mba nya. Aku kaget dengan jawabannya terlalu sadis buat ku.

“Canda yang menakutkan mba” jawabku

“Lihat mas semua yang datang malam ini di makam kanjeng sunan kalijaga apa orang baik semua? apa mereka semua tulus dalam bermunajat? memohon doa agar di kabulkan keinginannya. Mereka membawa beban dan termasuk dosa-dosa mereka bahkan melibat kan para leluhur dan para waliyulloh yang tidak tau menahu tentang masllah para peziarah. Mereka mendoakan lalu meminta di kabulkan doanya apa itu bener? salah mas mereka datang dengan kemauan sendiri lalu berdoa setelah berdoa lha kok minta segala hajat nya terkabul mohon di bantu kanjeng sunan kalijaga, coba pikir mas kalau doanya telah dikabulkan terus apa mereka akan ingat akan tempat ini? yang di ziarahi? lupa mas mereka” jelasnya panjang lebar

“Kopi nya di minum mas keburu dingin” ucapnya, lalu akupun meminumnya kopi ku sruputan demi sruputan

“Mba anak nya ibu yang jualan sini ya” tanyaku

“Bukan mas” jawabnya

“Lha dalah” sahut ku

“Ngga apa-apa mas namaku Hening Malam. Mas nya siapa namanya” ucapnya sambil mengulurkan tangan

“Saya tejo” balas ku sambil berjabat tangan. Suasana romantis banget malam itu di sambut aroma keindahan di teruskan manggungnya seekor perkutut lalu diahiasi payung-payung yang tergantung melayang penuh warna nan berseri.

Getaran getaran saat tanganku menjabat tangannya. “apakah ini dosa atau sebuah cinta” ucapku lirih lalu ditarik tangannya dari jabatan tanganku

“Bisikkan aku cinta” jawab nya dengan senyumnya yang manis seolah memikat perasaan ku dan dengan tatapan matanya yang seolah mengikat semua otot bayu ku, bermimpi pun aku tidak pernah Melihat sosok wanita yang sangat cantik (sebab wanita itu jelmaan jin) diatas bumi ini.

“Sudah mas jangan lihatin aku terus kan hatiku jadi dag dig dug sheer” ucapny sambil malu malu.

Aku bertanya tanya dalam hati ku “cah e cawetan ora yow” batinku

“Aku ngga cawetan mas ahaha” jawab hening. Jiancok kok tembus.

“Mas jadi panutan itu harus siap mulai sekarang ingat mas kalau kamu pernah menyakiti orang maka datangi dan minta maaf, jadilah orang yang berguna untuk orang lain jangan seperti para ulama yang suka mengatasnamakan agama hanya untuk membuat orang lain susah, ulama palsu yang suka membawa nama agama demi mendapat simpati dan wanita serta nafsu birahi. Ulama yang suka mecela, menghina dan memprokasi umat, jadi sesungguhnya ulama macam apa bermodal sorban dan kain kafan serta bunga kenanga. Minyak dan sebuah dupa, apa itu rekayasa demi mendapatkan keuntungan pribadi, ingat mas orang lain meminta tolong kepadamu bukan karena mereka tidak mampu hanya saja mereka butuh orang lain untuk bersama sama memanjatkan doa, seperti yang mas lakukan sekarang? Demi apa” jelas hening

“Demi Kian dan demi mil lambe mu mba ning” jawabku bercanda.

“Suuuuuuuuu tejo, sini deket sini tak remet mulutmu”, ucap hening dengan gemes. Singkat cerita kehadiran hening malam menghentikan waktu. Aturan aku langsung pulang malah ngobrol dan di sela ngobrol banyak kata kata yang aku pahami

“Pesan ku mas jangan membebani orang yang sedang kesusahan, mereka sedang susah kok malah di bebani biaya kan tambah susah, lalu entah berapa lama tiba-tiba di kagetkan Dengan suara lak-laki yang memanggilku

“Mas,, mas” panggil laki-laki itu aku menoleh dan menjawabnya

“Iya pak” jawabku

“Disuruh pulang cepet”, teriaknya lagi seketika aku beranjak dan begitu menoleh sosok hening malam sudah lenyap. Dari depan ku.. bergegas aku pun balik

Di dalam perjalanan sepi hanya truk-truk besar saja yang memenuhi jalan raya. Sampai di jalan arah semarang lewat jalur pintas.

Di sana memang hamparan sawah dan rawa -awa. Sepi banget sampai ditengah perjalanan aku tiba-tiba berhenti. Motor vario ku berhenti mendadak berhenti dengan sendirinya. Aku turun lalu memeriksa. Ternyata tidak kempes tidak ngancing cakram ku.Tapi kok ngga bisa berjalan.

“Asalammualaikum mas” suara yang besar dan garang. Sontak menoleh sambil menjawab

“Waalaikumsalam” ucapku Sambil merinding hebat menggigil tubuhku. Takut orang jahatpas aku melihat kanan jalan diantara tinggi pohon trembesi sosok besar tinggi lebat berbulu berwarna merah merah agak nyala.

“Mas, mas tunggu sebentar” ucapnya

Makin merinding tubuh ku bergetar Semakin mendekat sosok Itu dan tepat di samping ku. Kakinya saja segede kaleng cat 25 kg berbulu dan.. “aku lo abang, aku mau ikut kamu mas” ucapnya

“Ngga bisa motor ku macet, lagian kamu gede banget” jawabku

“Aku bisa mengecil aku bisa apa saja mas, ikut ya” ucapnya lagi.

“Udah besok aja ya aku lagi ada urusan, bener dah besok ya sekarang aku pulang dulu aku janji besok akan kesini lagi dan aku akan berbincang denganmu” bujukku dengan badan gemeter.

“Iya lho mas aku tunggu, ya sudah hati-hati mas ya, kalau sudah selesai urusan nya temui aku” ucapnya. Seketika itu lo abang langsung pergi meninggalkanku dipinggir jalan.

Aku dorong lalu motorku dan aku coba nyalakan ternyata bisa nyala dan nyuss langsung bergegas pulang.

Singkat kata sampai di rumah jam 3 pagi. Sampai rumah langsung aku proses aku kemas lalu paginya aku kirim.

Singkat cerita, empat hari setelahnya Setelah pulang kerja tiba-tiba hape ku berbunyi ncruttt ncruttt

Setelah aku angkat tiba-tiba suara laki-laki dengan tangisan yang menjadi-jadi sambil berucap “terimakasih mas, semoga allah yang membalas. Anak saya sudah dua hari tidak kesurupan sudah sembuh mass terimakasih” ucapnya. Dengan rasa syukur lalu terakhir mengucap alhamdulillah..

Begitulah ceritanya maaf kalau tidak menarik, semua kehendak illahi kita berusaha my bhozz yang menentukan. Dan akhiri kata wasalammualaikum.

Ow iya, dua minggu giliran anaknya yang telfon (pakai hape bapaknya) Dia juga mengucapkan terimakasih dan berpesan “teruslah berjuang” Pesannya.

Dan sekarang anaknya sudah seperti ana-anak seusianya dan belajar dan bermain bersama temen temen sebayanya.


Source: Iblizz Katon

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
Admin IRC
Written by
Admin IRC
Join the discussion