Makanan Alam Lain

Pada thread Makanan Alam Lain ini saya akan membahas secara total dan tuntas apa apa saja yang saya ketahui tentang makanan di alam lain.

Karena namanya saya juga manusia, pasti ada batasan, silahkan rasakan kehororan keseraman dan keanehan yang ada. Silahkan diskusi dan bagikan serta share cerita ini terimakasih. Oke, langsung saja kita masuk ke pembahasan pertama.

Yang pertama adalah kelas dhemit pemakan kotoran. Kelas dhemit ini memiliki power dengan skala rendah sampai menengah. Jarang yang punya power tinggi. Dilibas pakai Al Ikhlas, Ann Nas, Al Falaq, sama Al Fatihah langsung kebakar.

Tapi untuk yang kelas menengah harus lebih banyak yang harus dibaca, atau power yang kita miliki harus lebih kuat dari power mereka. dhemit di golongan atau kelas ini biasanya sangat menyukai sesuatu yang berbau busuk, amis dan berbau tidak sedap.

Suka nongkrong di sampah, nongkrong di Pembuangan akhir dan nongkrong di tempat-tempat kotor yang ada di sekitar lingkungan kita. Berikut ini adalah urban legend dan juga katanya ada yang mengalami langsung bertemu dan berinteraksi dengan dhemit golongan ini.

Urban legend yang terkenal adalah tentang anak yang diculik dari sebuah desa lalu seakan-akan anak itu dibuat seperti berada di sebuah rumah mewah ataupun rumah dia sendiri, dan genderuwo atau wewe gombel yang menculiknya akan meberi dia makanan

Makanan ini di dalam dimensi para dhemit pemakan kotoran terlihat sangat enak. Ibaratnya seperti, kare, gule, sate, coklat silverqueen, dll. Namun di dunia manusia ini adalah hal yang sangat menjijikkan.

Ya, saya ceritakan sedikit sajalah mengenai urban legend ini. Karena threader horor lain sudah banyak yang buat cerita seperti ini. Nanti untuk tipe dhemit / jin berikutnya saya akan lebih memanjangkan ceritanya.

Cerita Pertama

Tahun 1998, saat itu Devi sedang bermain main dengan Siti di taman depan rumah mereka. Biasanya mereka bermain mulai dari jam 1 siang smpai jam 3 sore atau hanya sampai ashar saja. Soalnya sekolah mereka pulang siang.

Siti dan Devi yang masih SD dan masih polos tidak mengetahui bahwa pohon beringin di depan mereka adalah sarang dari keluarga gendruwo. Dan tidak mengetahui seluk beluk kisah mistis dan ke horor an yang hadir.

Awalnya berjalan biasa saja, mereka berdua main seperti biasa. Dan pohon beringin besar di depan rumah mereka (tepatnya 10 meter dari halaman rumah mereka) belum ada tanda tanda menyeramkan.

Namun hari itu ternyata berbeda. Devi dan Siti memutuskan untuk bermain agak lama, yaitu sampai jam 5 sore, karena orangtua Siti dan Devi masih menghadiri rapat dan sosialisasi di balai desa. Mangkanya mereka bebas bermain sampai sore.

Disinilah awal keseraman itu dimulai. Dari kejauhan terlihat 1 anak bertubuh gemuk, dengan kulit agak merah, memiliki rambut gimbal dan memiliki kuku yang sangat panjang perlahan-lahan mulai mendekati Devi dan siti.

Anak bertubuh gemuk itu menggeram berat, heeeeerrrmmmm herrrrrmmmm heeeeeerm, sesekali ia memamerkan taring dan cakarnya, ia tidak segan segan mencakar tanah dan bebatuan.

Alhasil, tanah dan bebatuan disekitar situ amburadul (srak srak srak) suara cakar dari anak yang menyeramkan itu mencabik-cabik tanah.

Sesekali anak menyeramkan itu melihat ke arah Devi dan Siti, rupanya sang anak menyeramkan ini mengantisipasi kalau kalau Devi dan Siti melihat kelakuannya. Namun rupanya Devi dan Siti tidak menghiraukan makhluk itu.

Dan benar saja. Rupanya si anak gemuk tadi belum berpindah dimensi. Masih dalam dimensi dhemit. Anak gemuk tadi rupa-rupanya adalah anak dari pasangan gendruwo yang menjadi penghuni pohon beringin di depan taman milik Devi.

Akhirnya anak gendruwo tadi yang awalnya hanya berniat ingin menakuti Siti dan Devi, kini berubah ingin bermain dengan mereka, jujur saja bangsa dhemit tidak ada yang semanis dan selucu Devi dan Siti.

Anak gendruwo tadi berniat ingin kenalan. Dan akhirnya wuuuussshhh anak genderuwo menyeramkan itu berubah menjadi anak kecil yang ganteng, berkulit sawo matang dengan senyum manis dan rambut kribo / kriwul.

Rupanya penyamaran sang anak untuk berubah ke dalam dimensi manusia pun belum sempurna betul, rambutnya yang panjang dan gimbal, tidak bisa ia sembunyikan secara sempurna. Dan jadilah rambut kribo sebagai penyamaran anak gendruwo itu.

Singkat cerita sang anak gendruwo berkenalan dengan Siti dan Devi. Lalu anak gendruwo itu mengajak Siti dan Devi ke rumahnya. Sekejap saja pohon beringin besar itu menjelma menjadi rumah yang mewah dan megah.

Tanpa rasa curiga Devi masuk ke rumah itu. namun hawa lain dirasakan oleh Siti, siti merasa ada sesuatu hal yang tidak beres dan hawa aneh sedang menyelimuti rumah ini.

Di rumah besar tersebut devi dan Siti disuguhi berbagai macam makanan enak, Hanya Devi yang makan siti hanya terdiam duduk di samping Devi. Pasangan gendruwo tadi juga menyamar menjadi laki-laki paruh baya yang tampan, serta ibu-ibu yang cantik.

Devi sempat bermain sebentar, tapi sedari tadi siti minta pulang. Dan akhirnya Siti dan devi pulang ke rumah mereka masing masing.

Setelah keluar dari rumah itu keanehan terjadi. Ketika Devi dan Siti menoleh, rumah yang ada dibelakangnya menjadi pohon beringin besar. Sontak kedua bocah itupun lari terbirit-birit.

Mereka juga melihat langit sudah gelap, beberapa lampu pun sudah menyala. Namun karena jarak dari pohon beringin ke halaman rumah devi cukup dekat maka tidak sampai 1 menit kedua inipun kembali ke rumah Devi.

Di rumah, orang tua 2 anak itu, beberapa warga kampung dan Pak Kyai sudah menunggu. Setelah itu ditanyailah mereka berdua oleh beberapa warga sekitar. Dan Mereka terus terang menjawab pertanyaan pertanyaan itu.

Namun jawaban siti sedikit berbeda. Perbedaanya terletak di makanan yang disajikan. Siti menjelaskan secara detil apa saja yang dihidangkan Seperti air got / comberan yang berwarna coklat kehitaman disajikan di gelas.

Rambut manusia yang dihidangkan di atas wadah batok kelapa. Bangkai ikan penuh belatung di piring besar, bekas “maaf” pembalut. Ada kumpulan cacing tanah hidup beserta sedikit taburan tanah dihidangkan di wadah panjang.

Ada juga cairan kental seperti dahak dan ludah manusia yang dikumpulkan dalam wadah besar. Tidak lupa juga kotoran sapi, kotoran kambing dan kotoran ayam ditata sedemikian rupa hingga seakan akan membentuk coklat yang lezat.

Beberapa yang hadir dan mendengar cerita siti pun terasa mual, bahkan ada sebagian dari mereka seperti mencium bau amis, mencium bau busuk dan mencium bau anyir. Cerita yang diceritakan siti seperti tergambar nyata dalam di pikiran mereka

Beberapa orang masih terbayang bayang belatung, cacing, kotoran hewan, dan hal-hal menjijikkan lain yang diceritakan. Memang sangat menjijikkan bila kita membayangkan hal-hal tersebut.

Golongan Kedua, dhemit bangsawan. Makananya adalah sari sari makanan yang sama seperti yang kita makan. Ya makan buah, makan sate kambing, nasi kuning es degan dan makanan lainnya seperti sewajarnya apa yang kita makan.

Dhemit jenis ini juga doyan dengan beberapa jenis bunga / kembang dan juga wewangia parfum. Maka dari itu beberapa paranormal di dunia banyak memakai media parfum,bunga dupa dan sejenisnya. Tujuannya ya manggil dhemit kelas bangsawan ini.

Ok kalau power ya tentu kelas bangsawan ini jauh lebih besar dari semuanya. Bahkan ada sekitar 30 dhemit pentolan di nusantara ini yang hanya bisa dipukul mundur, ya karena memang karena ada keturunan iblis. tapi banyak juga yang enggak.

Sebenarnya kelas bangsawan dibagi lagi, ada panglima, ada raja, ada raja pusat atau orang orang menyebutnya maharaja. Kalau saya sih ogah nyebut maharaja.

Kalau di kampung-kampung biasanya yang menguasai adalah raja, tapi kerajaannya kecil. Kerjaanya suka minta makan sama warga kampung dan suka ngancam kalau nggak dikasih makan kampungnya bakal celaka.

Lha pas Para walisongo hadir, perlahan budaya itu dari segi seremonial dipertahankan, lantutan memuji dhemitnya diganti doa, dan makanannya dimakan sendiri. Para Walisongo juga mendakwahi dhemit-dhemit itu.

Sehingga dhemit-dhemit itu jadi jin baik dan bahkan banyak yang masuk Islam. Selepas slametan makan bareng sama warga. Tapi nanti aku ceritakan temen kita satu ini makannya kayak gimana dan jenis makananya apa saja.

Namun saat ini masih ada yang mempertahankan budaya aslinya biasanya untuk pesugihan. Dan biasanya di kampung ngasih makan dhemit / Sing Mbaurekso, dengan makanan yang enak seperti nasi kuning, ayam bakar, buah buahan lengkap. Tempe goreng. Komplit dah pokoknya.

Dan dhemit kelas bangsawan ini seringkali menawarkan bantuan sesat yang berujung tumbal. Jadi tumbal ini sebenarnya yang diambil qorinnya. Nanti tak jelaskan dilain waktu.

Kalau masalah kisahnya kayak apa sih sebenarnya udah banyak juga yang mengisahkan thread horor tentang hal ini. Seperti master kita dalam threadnya KKN Desa Penari, thread saya yang Ustadz Ridho Vs Kerajaan Dhemit dan lain lain.

Namun disini akan saya jelaskan sedikit cerita atau urban legend yang banyak beredar di masyarakat tentang dhemit golongan bangsawan yang kebanyakan kelas tinggi dan kelas S (Super Tinggi).

Cerita Kedua

Sing Mbaurekso. kisah ini diambil dari kisah yang dituturkan dari mulut ke mulut. anggap saja dongeng, percaya juga boleh, silahkan ini hak anda.

Mbah wojo, adalah nama dari salah satu dhemit yang paling sakti di area sekitaran sungai ini. Semua siluman buaya, siluman ular, siluman iwak ireng / ikan hitam serta dhemit banyu, semuanya tunduk pada mbah wojo.

Mbah wojo memiliki bentuk yang sangat menyeramkan. Bahkan ketika kita membahasnya, membicarakannya ataupun bahkan memikirkannya, maka kita langsung merinding. Badan kita pun langsung terasa sangat dingin.

Yang pertama gigi taring. Semua gigi dari mbah wojo adalah taring. Kecuali 4 pasang gigi yang berbentuk siung / sejenis taring namun agak panjang. Maka dari itu jika mbah wojo ingin, dia bisa merobek kulit dengan sangat mudah.

Selain siung dan taring, mbah wojo juga mempunyai kulit yang tebal dan keras, lebih tebal dari kulit badak dan buaya. Bahkan energi yang berputar putar disekitar kulit mbah wojo ini juga sangat tebal.

Maka tidak heran bila remaja-remaja sering meminta energi kekebalan kepada mbah wojo. Tapi yang namanya energi dhemit ya nggak pernah berakhir baik. Justru akan berakhir buruk.

Kulit mbah wojo yang berwarna coklat kehitaman, membuatnya semakin terkesan menyeramkan. Tinggi mbah wojo sekitar 2,5 meter. Namun jika marah ia bisa bertambah tinggi hingga 7 meter.

Rambut mbah wojo panjangnya sebahu dia. Rambutnya kasar dan keras, namun lurus memanjang ke bawah. Tidak lupa juga ada 4 ekor ular yang masing masing melilit atu bertempat tinggal di pergelangan tangan dan kaki.

Ular-ular ghaib tersebut seringkali memakan korban, dan korbannya biasanya anak anak kecil yang sering bermain di sekitar kekuasaan mbah wojo. Maka dari itu para orangtua selalu melarang anaknya untuk bermain di dekat sungai.

Biasanya mbah wojo selalu dikasih ayam bakar, pisang, durian, salak, jeruk dan juga beberapa macam bunga dan dupa / kemenyan. Jika ada yang melakukan pesughan atau ilmu hitam lainnya, maka persembahan yang dikeluarkan pun makin banyak dan makin komplit.

Mbah wojo sendiri akhirnya berhasil dikalahkan pada tahun 2003 oleh seorang kyai asal Jombang. Pasukan mbah wojo pun banyak yang mati, karena kena gilas dhemit-dhemit milenial.

Cerita kedua END. OK sekarang kita masuk pada golongan Dhemit berikutnya, yaitu dhemit pemburu atau hantu pemburu.

Beberapa daerah di Indonesia pasti mengenal golongan dhemit pemburu ini. Hantu / dhemit jenis ini adalah hantu yang paling tua berada di dunia. Golongan ini suka berburu baik itu hewan bahkan golongan jin lain tak lepas dari buruan mereka.

Dhemit pemburu juga selalu menyasar manusia manusia yang lemah untuk dijadikan buruan / dimakan. Banyak sekali urban legend yang menceritakan keberadaan hantu ini. Bahkan ada yang memakai kekuatan hantu ini untuk keabadian.

Dhemit ini termasuk dhemit kelas menengah atas. Sehingga kekuatannya pun lumayan besar, namun tidak sebesar kelas bangsawan. Beberapa kelompok ada yang membentuk kerajaan, beberapa yang lain memeilih berburu sendiri ataupun dalam kelompok kecil.

Makanan kesukaan dhemit ini adalah darah dan juga daging. Namun di beberapa kasus ada yang sukanya otak dan jantung manusia. Tipikal jin jenis ini sering hidup di daerah yang jarang dijamah oleh manusia. Seperti rawa rawa, hutan, kebun kosong, gunung dan daerah sepi lainnya.

Rata-rata dhemit golongan pemburu mamiliki kuku yang sangat tajam, setajam cutter atau silet. Gigi yang tajam dan langkahkaki yang gesit dan sangat cepat. Rata rata dhemit golongan ini memiliki wujud siluman.

untuk thread mengenai hantu pemburu ini banyak kita temui di cerita atau thread dari kawan kita yaitu @balakarsa yang namanya tidak asing lagi di bidang thread horor. Bahkan bang bala atau @balakarsa ini tidak segan-segan untuk bertarung melawan dhemit pemburu ini.

Terus berikutnya ada tipe penghasut. nah ini tipe yang harus kita lawan bareng bareng. sering disebut di dalam Al Qur’an dan Al Hadist. Makanannya tidak lain dan tidak bukan adalah perbuatan maksiat atau dosa dosa kita. Termasuk amarah.

Ini nih yang sering tidak terlihat oleh saya dan sangat halus gangguanya. dia juga berkolaborasi dengan hawa nafsu kita. Cara mengalahkannya adalah berbuat sebanyak mungkin kebaikan dan berusaha sekuat tenaga menjauhi dosa.

Memang agak berat, tapi setidaknya jangan biarkan dia “kenyang”. Jadikan dia kelaparan dan jadikan dia terpojok biar tidak menguasai diri kita.

Last. Jin Muslim. Makanan mereka biasanya adalah tulang-tulang bisa juga sama dengan kita. Namun spesialnya jin muslim ini ketika dia memegang makanan sisa ataupun yang tidak utuh, ditangan mereka akan kembali utuh.

kalau soal makanan jin muslim ini merupakan cerita yang saya dapat dari Ustadz Zul Krian saat kita masih sering sharing sharing dan kumpul-kumpul dulu.


Source: Haidar Horor

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Admin IRC
Written by
Admin IRC
Join the discussion