Pengalaman Terbukanya Mata Batin

Saya mau membagikan kisah perjalanan hidup dari seseorang yg kemarin DM saya, suatu pengalaman gaib, dimana, dia gak sepenuhnya percaya dgn apa yg telah di alami. Namun dari kejadian itu, dia mempunyai suatu anugrah yg tidak dimiliki orang lain.

Narasumber meminta segala nama tokoh dan tempat untuk tidak disebutkan secara gamblang, oleh karena itu, dalam cerita ini, semua nama tokoh dan tempat saya samarkan.

Jadi, kalau nanti saya kebablasan menyebutkan nama dan tempat, saya minta untuk dijadikan konsumsi sendiri saja.

Kita sebut saja Mei (25), kemarin beliau sempat menceritakan kisah mistis nya ke saya. Karena sebelumnya Mei ini belum pernah menceritakan kisahnya kepada orang lain kecuali suaminya sendiri.

Karena dulu Mei takut jika pengalamannya ini di ketahui orang lain dan di anggap orang aneh, namun setelah berpikir keras dan akhirnya Mei setuju jika kisahnya ini di bagikan dan berharap dari semua kisahnya bisa di ambil hikmahnya.

Perjalanan hidup Mei disaat umurnya 18 tahun itu benar benar mengubah pandangannya terhadap hal gaib, dimana, pada awalnya sama sekali tidak percaya dengan adanya santet, dukun, dan apapun itu.

Mei anak pertama dari 2 bersaudara, adiknya namanya Zahra, jarak mereka 10 tahun. Ayahnya seorang pejabat di daerahnya ia tinggal dan ibunya seorang PNS.

Pada umurnya yang ke 18 itu, Mei dekat dengan seorang laki-laki yang sebut saja Anton, yang ternyata dia mempunyai qhodam.

Mei tau, karena Anton sendirilah yang menceritakannya. Anton juga menegaskan, jika Mei ini berbeda, ada sesuatu di dalam dirinya, namun Anton tidak menjelaskan secara detail, membuat Mei penasaran waktu itu.

Setiap Anton melewati daerah wingit, Anton selalu menarik benda-benda gaib, seperti keris, batu akik dan benda semacamnya. Kejadian itu disaksikan sendiri oleh Mei jika sedang bersamanya.

Suatu ketika disaat Anton bertamu ke rumah Mei, ia tiba-tiba membuat Mei merinding, karena pada saat itu Anton bilang seperti ini kepada mbak Mei.

“Ada yang mau ikut, aku tarik dulu”

Dengan lihainya, Anton mengambil beda pusaka itu dengan kain yang sudah ia genggam, dan tiba-tiba muncullah benda pusaka itu di tangannya.

Mulai dari situ Mei mulai tidak suka dengan apa yang telah di lakukan Anton, karena memang dari dulu Mei tidak percaya dengan hal seperti itu.

“Jadi setelah aku tau kalau Mas Anton seperti itu, aku jadi agak gmn gitu, mas. Secara aku gak percaya sama hal begituan”.

Sampai akhirnya Mei mendptkan pekerjaan di luar kota, membuat hubungannya dgn Anton merenggang dan bisa di bilang putus kontak.

Seiring berjalannya waktu, setelah Mei melupakan Anton, Mei mengenal seorang laki-laki yg hingga saat ini menjadi suaminya. Sebut saja namanya Heru.

Tak butuh waktu lama untuk Anton tau jika Mei sudah menikah dengan laki-laki lain. Anton mengancam dengan hal hal yang di luar logika, namun waktu itu Mei masih masa bodo dengan ancaman Anton, karena tidak percaya dengan hal gaib.

“Kejadian aneh pertama yang aku alami tu waktu di tempat kerja, Mas. Aku serasa kek orang bodoh, tapi gak bodoh beneran lho. Jadi aku tu mendadak linglung dan gak fokus waktu itu”.

Pada waktu Mei bekerja, ia merasakan ada yang aneh dengan dirinya. Ia suka melamun, tidak fokus dengan pekerjaannya, seperti orang linglung.

Pernah pada suatu hari, saat Mei sedang ambil tindakan, karena Mei bekerja di sebuah Rumah Sakit, ia sampai salah tindakan, yang seharusnya Mei mengambil tindakan ke pasien A, namun ia malah ke pasien B, Mei benar-benar tidak fokus waktu itu.

Hampir setiap malam Mei bermimpi aneh, seperti dikejar hewan buas, tersesat di hutan atau bangunan tua namun selalu saja ada yang membantu menunjukkan jalan keluarnya.

Karena stres dengan keadaannya, ia sempat berpikir untuk bunuh diri, entah itu menabrakkan diri dan sempat mengiris pergelangan tangannya, untungnya belum sampai pembuluh darah.

Dari kejadian ini, Mei tidak pernah menceritakan kepada orang tuanya, karena dia kost di luar kota. Hingga akhirnya, setiap malam, tepatnya di bawah tempat tidurnya, Mei selalu menemukan ular hitam, padahal tempat tidurnya tidak menggunakan dipan.

Setiap hari ia bersihkan, namun tetap saja ular itu selalu datang di bawah tempat tidurnya.

“Kejadian selanjutnya yg bikin aku agak takut dan geli, waktu di kosan, Mas. Tiba-tiba aja pas lagi bersih bersih kamar, aku nemuin ular di bawah kasur, padahal kasur ku tanpa dipan lho”

Sempat suatu hari, untuk memastikan, setelah bersih bersih kamar, teman kos Mei membuang ular itu jauh dari kosnya, namun tak lama kemudian, setelah ditinggal ke dapur, saat Mei ingin memastikan lagi, ular itu sudah ada di Lantai granit kamarnya. Membuat Mei bertanya-tanya.

Akhirnya, salah satu teman Mei yang mengerti hal hal mistis datang ke kosan Mei. Ia memasukan ular itu kedalam plastik, kemudian di hancurkan, lalu di masukan ke dalam bambu yang sudah di isi pasir, kemudian di timbun ke dalam tanah. Setelah itu ia bilang kepada Mei.

“Kalau ini bukan kiriman, ular itu akan tetap ada di dalam bambu, nanti setelah maghrib kita gali lagi” temenku bilang gitu, Mas.

Singkat cerita, waktu sudah menunjukkan pukul 18:00, Mei dan temannya menggali bambu yang sudah mereka timbun ke tanah.

Saat sudah menemukan bambu nya, ia mengeluarkan semua yang ada di dalamnya, pasir dan plastik masih utuh namun ular yg sudah di hancurkan itu tidak ada di dalam sana.

Akhirnya Mei memutuskan untuk pulang ke kampungnya, ia menceritakan semua kejadian yg ia alami kepada orang tuanya. Orang tua Mei kemudian membawa Mei ke rumah pak ustadz, di sana, Mei tiba-tiba kerasukan, ia tau apa yang di ucapkan setan yang masuk ke tubuhnya, namun Mei tidak bisa mengendalikan fisiknya.

“Yang gak habis pikir tu yang kejadian ini, Mas. Aku di rasuki oleh Qhodam nya Mas Anton, di buat sengsara lah intinya. Dan itupun membuat aku jadi benci banget sama Mas Heru”.

Jadi waktu setan yg merasuki tubuh Mei berkomunikasi dgn ustadz, setan itu menjelaskan, jika dia adalah qhodam dari Anton yg memang di suruh untuk menghancurkan Mei. Tapi karena Allah SWT masih sayang pada Mei, selama 2 tahun keadaan Mei yg linglung itu akhirnya berangsur membaik

Setelah berobat kesana-kemari, sampai akhirnya Mei mau menikah, tepatnya H-7 hari pernikahannya, Mei tiba-tiba merasa benci saat melihat calon suaminya (Heru), sampai Mei tega menusuk Heru dengan besi di dadanya dan untungnya luka itu tidak terlalu dalam.

Sejak saat itu Mei tidak di ijinkan orangtuanya untuk kemana-mana sampai hari H tiba.

Saat hari H pernikahannya, waktu azan ashar, tiba-tiba saja tenda pernikahannya terbalik seperti tertiup angin, padahal waktu itu tak ada angin ataupun hujan.

Untuk berjaga-jaga, orangtua Mei memang menyediakan orang pintar di rumahnya.

Mei menikah di usia 21 tahun, jadi setelah menikah, Mei masih seringkali merasa benci jika di sentuh oleh Heru suaminya. Padahal dalam benaknya, Mei sangat mencintai suaminya.

Perasaannya kepada Heru waktu itu, Mei peduli sekali sama suaminya, namun ketika Heru memegang atau hendak berhubungan suami istri, Mei merasa kebencian itu muncul, tetapi Mei tetap memaksa rasa itu, merasakan sakit yg ditahan, dalam hatinya ia berkata jika Heru adalah suaminya, ia wajib melayani.

“Nyesek banget ini mas, padahal itu suamiku tapi entah kenapa tubuhku seperti ada yang gerakin, tapi posisi itu aku sadar, Mas. Aku gak bisa ngontrol”.

Bertahun-tahun Mei mengalami hal itu. Saat berhubungan bukan nikmat yang di rasakan, namun rasa sakit dan benci. Heru sebenarnya mengetahui hal itu, namun ia tak pernah menceritakan kepada Mei ataupun sebaliknya.

Mei selalu menunaikan sholat tahajud setiap malam, berdoa meminta kepada Allah agar dirinya layak menjadi istri Heru.

Bertahun-tahun ia memendamnya, mimpi buruk setiap malam pun masih Mei alami. Bahkan lebih parah.

Ketika ia menceritakan mimpinya ke Heru, Heru kemudian membawa Mei berobat ke orang pintar, sudah 5 orang pintar yang mereka datangi, jawaban mereka sama, kalau Mei di ganggu oleh Anton. Namun nihil, tidak ada perubahan.

Suatu ketika Mei bertemu dengan seorang lelaki paruh baya, seorang yang sama, yaitu orang pintar. Sebut saja Pak Ahmad. Saat beliau mengobati mei, ia tiba-tiba kesurupan lagi, yang merasuki masih sama seperti yang dulu.

Selama 5 tahun kejadian itu mengganggunya. Dan alhamdulillah atas izinnya, Mei terbebas dari gangguan itu.

Sekarang Mei merasa mnjd orang normal kembali, ia sudah tidak pernah merasakan sesak nafas tiba-tiba, ia sudah tidak merasakan sakit lagi ketika berhubungan dengan suaminya

Intinya Mei merasa nyaman dengan dirinya saat itu. Hingga menginjak umur ke 25 tahun, Mei balik ke kampung untuk silaturahmi ke orang tua. Namun ketika sampai di rumah, tiba-tiba saja Mei pingsan, ia kerasukan qorin dari kakek ayahnya.

“Aku mulai hidup normal, Mas. Aku senang banget bisa mencintai suamiku tanpa ada yang ganggu, namun kisah ku ini baru di mulai setelahnya…”

Sejak Mei berobat ke Pak Ahmad, dari situlah mulai terbuka semuanya ttg kakek, ayah dan semua yg bersangkutan. Jadi, waktu pertama kali Mei kerasukan kakeknya, beliau menyampaikan pesan untuk ayahnya, jika kakeknya meninggalkan sebuah buku yg isinya tentang doa kepada ayah Mei

Karena ayahnya mempunyai saingan kerja, jadi kakek Mei menyuruh ayah Mei untuk mulai bisa mengamalkan doa yang kakek tinggalkan.

Namun amalan itu tidak memerlukan tumbal atau apapun, hanya mengamalkan doa, dimana, di dalam buku itu tertulis huruf Arab gundul dan tidak diperbolehkan meminta petunjuk orang lain untuk membacanya.

Singkat cerita, sejak kerasukan itu, Mei mulai sensitif dengan hal hal gaib. Kakek Mei bilang kepadanya, jika ayahnya tidak bisa mengamalkan maka semuanya akan turun ke Mei, karena kakek dan para leluhur sebelumnya memang terkenal mempunyai ilmu.

Kakeknya bilang, kalau beliau yang selama ini menjaga Mei. Beliau juga yang memberi tau semuanya kepada suaminya dan Pak Ahmad. Jika ada sesuatu yang ditanam di sudut rumah dan seseorang yang berniat buruk kepada keluarganya.

Setelah qorin kakek keluar dari tubuh Mei, Mei merasa ada yang aneh dengan dirinya. Pada awalnya bisa di bilang menolak atau tidak percaya dan bingung dengan yang Mei alami waktu itu. Hingga setiap hari ia sholat hajat, dan berdoa.

“ya Allah, jika ini semua tipu daya setan, mohon jauhkan dari kami, tapi jika ini adalah petunjuk dari Mu dan memberikan manfaat kepada kami dan orang banyak, maka tuntunlah aku dan berikan aku petunjukMu”.

7 hari berturut-turut Mei melaksanakan sholat hajat. Setiap malam ia bermimpi di datangi oleh laki-laki bersorban putih, jenggot putih, serba putih, beliau di kelilingi oleh 7 orang dan beliau berbicara kepada Mei.

“Nak, yang ingin ikut denganmu banyak, tapi jangan pernah kau terima jika itu berasal dari setan, tapi jika dari leluhur mu dan menggunakan asma Allah, silahkan”.

Itulah yang beliau ucapkan selama 7 hari berturut-turut, namun waktu itu Mei masih belum menemukan jawabnya, siapa sosok lelaki itu.

Setelah kejadian itu, Mei sangat sensitif dengan hal-hal gaib, seperti warung yang ada penglaris nya, orang yang terkena guna guna, atau ada orang yang mempunyai prewangan atau ilmu Hitam, semua langsung tersinkron olehnya. Namun Mei belum bisa melihat dengan jelas dengan mata terbuka, barulah ia memejamkan matanya, kemudian semua akan nampak.

Kakek Mei juga berpesan, jika Mei ini gampang untuk memanggil hal gaib, karena di dalam dirinya, ada benda yang bisa memanggilnya, namun Mei belum tau wujudnya. Tanggapan Heru tentang hal ini tidak membuatnya kaget,

karena Heru juga bisa merasakannya, contohnya, setiap Heru merasakan tidak enak badan, kemudian meminta Mei untuk memijit nya, hanya memegang di tempat yang berasal sakit itu, Heru langsung sehat kembali, dan selama itu juga Mei belum menyadari.

“Nah ini mas yang bikin aku juga bingung, kok bisa ya cuma megang aja suamiku langsung sembuh. Tapi ada satu lagi, Mas, yang bikin aku mikir keras. Suamiku juga yang jadi percobaan, waktu itu…”.

Setelah kejadian itu, lagi lagi Mei di uji dengan kelebihannya. Tiba-tiba kepala suaminya merasakan sakit yang luar biasa, Heru meminta mei untuk mengobatinya, namun Mei berasumsi tidak bisa mengobati.

Setelah Heru meyakinkan Mei, akhirnya Mei mencoba untuk menyentuh dahi Heru, saat tangannya menyentuh dahi, Mei merasakan ada yg masuk ke tubuhnya.

“Iya mas, jd waktu tanganku nyentuh dahi suamiku, tiba-tiba aja seperti ada yg masuk ke tubuhku, seperti kerasukan tapi aku sadar”

Tak berapa lama Mei memegang, Tiba-tiba keluar benda hitam kecil dari dahi Heru. Secara logika, bagaimana caranya keluar benda kecil dari dahi Heru, sementara tak ada luka sedikitpun. Bahkan darah keluar pun tidak ada, hanya bekas lekukan dari dalam sebesar benda kecil itu.

Kejadian aneh juga Mei dapati ketika ia sedang di tempat usahanya, kebetulan Mei mempunyai usaha tempat wisata, jadi pada hari itu sepi tak ada pengunjung satupun.

“Nah kalo yang ini secara spontan mas, jadi aku lagi tiba di tempat usahaku, Tiba-tiba aja baru sampai di suatu titik pas pojokan, tubuhku langsung reaksi, mas”.

Mei mendekati di sebuah titik, dimana, dekat dengan tempat wisatanya, tubuh Mei langsung reaksi, seperti ada yang masuk di tubuhnya, sontak Mei menutup matanya, di sana, ia melihat wajah orang yang menyiram tempat usahanya, kemudian entah kenapa Mei mengambil air dan menyiramnya di sekeliling tempat itu, secara nyata orang itu langsung muntah darah karena orang itu salah satu karyawan di sana, Mei langsung melihat orang itu muntah muntah.

Seiring berjalannya waktu, sekitar 2 bulan, Mei mulai terbiasa dengan keadaannya. Mei mulai bisa mengendalikan. Mulai bisa berkomunikasi dengan kakeknya. Seperti sedang di tempat yang menurutnya berenergi negatif.

Ia berkomunikasi dengan kakeknya secara batin, ia menutup mata, kemudian secara nyata jawaban itu ada di depannya.

Namun Mei masih bertanya tanya tentang dirinya, kenapa bisa seperti ini? Apa memang yang seperti ini memang nyata? Kalau tidak, kenapa bisa di alaminya? Entahlah mungkinkah suatu anugrah atau musibah.

Dari situlah, Mei mulai mendapatkan serangan gaib dari musuh ayahnya. Karena setiap ada orang yg berniat buruk kepada ayahnya, Mei lah yg pertama mengetahui. Salah satu dukun lawan ayahnya jg mengetahui jika Mei lah di balik semua itu. Sampai Mei di serang hingga tak bisa bangun. Menurut penuturan Mei waktu itu seperti ini.

“Ayah saya memang punya pegangan dari org lain, tapi ayah saya kurang peka dengan hal seperti itu, dia hanya mengandalkan orang lain. Tapi kalau saya memang sama sekali gak berguru kemanapun.

Makanya sampai skrg masih banyak pertanyaan dalam kepala saya mas. Kok bisa begini? Kok ada yg kyk gini? Knp harus saya?

Jadi aku yg awalnya gak percaya hal seperti itu tapi skrg dihadapkan dengan kenyataan seperti ini jadi masih “entahlah” gituu, gak tau apa yg harus aku perbuat.

Sampai sekarang memang masih ada yg nyerang. Dan yg banyak nyerang itu ya dari lawan ayah semua. Aku tu sering di datengin kyk gini mas, misalnya aku lagi main game, eh gak tau kenapa entah ketiduran entah apa padahal rasanya aku gak tidur.

Terus nanti ada yg datengin macem-macem bentuknya, kalau lawan yg datang pasti nanti kami seperti bertarung gitu sampai ngos-ngosan, kadang aku disadarkan siapa aja gak bisa jadi nunggu sadar sendiri.

Tapi gak lama paling lama 15 menit, selsai bertarung gitu, aku lgsg bangun lagi sadar lagi. Tapi kalau yg datang itu memberi petunjuk, ya paling aku ketiduran cuma 5 menit, trs kalau udh selsai aku lgsg sadar lagi.

Eh iya, ayah aku ini punya pegangan mas. Pegangannya itu kyk keris gitu, namanya Kujang. Jadi kalau benda-benda gitu kan pasti minta makan, ayah aku ini gak peka, kadang badan dia sakit sakit karena efek dari qhodam itu.

Jadi nanti qhodam nya itu atau gurunya yang masuk ke tubuhku, nyuruh bilangin ayah saya untuk ngasih makan itu benda, mintanya tu ayam hitam tiap malam 1 suro.

Kalau malam jum’at cuma minta jeruk 7 macam sama minyak duyung aja. Yg ngasih benda itu orangnya udh meninggal.

Terus waktu itu saya mimpi dikasih benda oleh orang yg memakai pakaian serba putih tapi bukan kakek saya, tiba tiba benda itu beneran ada di sampingku pas bangun.

Jadi sampai saat ini, ya aku masih seperti ini mas, kadang aku mikir, aku gak pengen tau dengan apa yg org lain punya, dengan apa yg org lain buat, apa lagi kyk org yg punya pelaris atau penjaga, kadang nanti benda-benda itu kalau saya lewat mereka malah ngikut, meskipun kalau sampai rumah mereka hilang lagi karena memang rumah udh di pagar. Berat mas ini badan kalau udh ketempelan setan setan gak jelas gitu. 😂

Waktu itu tiba-tiba aja ibu mertuaku kyk kerasukan, mata terbalik trs badannya terkulai, memang sih ibu mertua saya ini dari dulu sering kerasukan, tapi waktu itu saya blm tau semua ini, ya kami kesana-kemari nyariin org yg bisa bantu nyembuhin, ya sembuh sih tapi kambuh kambuhan.

Jadi pas kemarin itu beliau kambuh lagi, jadi suami aku minta tolong untuk bantuin, aku kaget dong secara keluarga mereka gak ada yg tau kalau aku begini, tapi aku langsung mencobanya, aku pegangin aja kakinya eh tiba-tiba dia melawan, aku lgsg tutup mata jadi lgsg keliatan kalau beliau itu di tempelin makhluk halus jelek banget yang tempatnya di dekat ladang depan rumahnya, pas aku tanya, ada gak dia kesana hari ini, di jawab sama ayah mertua, ya memang dari sana tadi siang.

Aku udh gak tau lagi tu yg didalam diri ini baca apa krn cepat banget bacaannya, smpai badan ini loyo bgt, akhirnya sadar ibu mertua aku. keluarga disana kaget, aku pun lebih kaget

Kalau bantu bantu kleuarga dekat sering sih, ortu aku, mertua, keponakan, ada salah seorang keponakan aku umurnya 4 th. Dan akhir akhir ini dia kurus bgt trs dia sering nunjuk nunjuk gitu. sering nangis tiba-tiba, makan gak mau, sampai kurus kering bgt badannya.

Awalnya aku sama sekali gak mikir ada hal ghaib, aku mikirnya ya biasalah anak anak GTM alias gerakan tutup mulut buat makan, tapi gak tau kenapa setiap aku ketemu dia , dia lgsg lari dan gak mau deket. Pdhl dulu dia deket bgt sama aku.

Suami aku sih yg blg, “coba di liat anak itu, apa memang ada sesuatu apa gimana”, ya bener aja tenyata.

Pas aku pegang tangannya dia lgsg jerit jerit, nangis nangis seperti mau aku bunuh aja, pdhl aku cm megang tangan dan liatin matanya aja. Trs akhirnya dia pingsan, setelah itu alhamdulillah udh normal lagi, udah mau makan dan udah gak nangis nangis lgi. Ketemu aku pun biasa aja.

Jadi aku tu gini mas, kalau ada org yg minta tolong misalnya sakit ini itu, atau mungkin punya sesuatu di badannya, pas aku sentuh, lgsg ngontak gitu ke badanku, jadi lgsg kemasukan tapi aku sadar, trs nanti kalau aku ikutin aku tutup mata aja jadi nanti lgsg nampak semuanya.

Tapi kalau gak aku ikutin misalnya aku gak mau tau ada apa gitu, ya aku gak tutup mata jadi aku gak tau. Tapi nanti konsekuensinya adlh badan aku berat bgt, apa lagi yg mau masuk itu penting kyk mau nyamperin sesuatu, aku malah bisa melamun trs, kyk org bingung kyk linglung gitu.

Tapi itu kalau ada yg penting ya. Tapi kalau cuma misalnya berhadapan dengan org yg sakit atau misalnya gak yg parah parah banget, ya gpp gak aku ikutin gak bikin badan aku berat atau kebingungan.

Tapi lama kelamaan ya mas, semua tu kyk makin jelas bentuknya. Awalnya gak detail bgt kyk misalnya aku tau keluarga kami tu dikirimin hal ghaib sama orang, trs ntar aku lgsg kerasukan gitu, kerasukan disini bukan kerasukan kyk org gila ya mas wkwk.

Kerasukan disini aku tu ngerasain kalau beliau itu masuk dlm diri aku. Jadi dulu kalau aku tutup mata, bentuk-bentuk setan atau jin itu gak sampai jelas mukanya, paling hitam gede berbulu, atau nenek tua.

Kalau skrg yg datang itu banyak yg mukanya jelas, sampai aku suka kaget sendiri. Tapi ya lama lama terbiasa sih.

Pernah waktu itu aku mimpi, aku sama ayah lagi di pantai laut selatan, jadi kami tu di sebuah perahu gitu, trs dateng seorang kakek serba putih bilang sama aku. kalau ayah aku disuruh ngasih makan benda yg ada sama ayahku, benda itu bukan dr kakek aku ya mas ini beda lagi.

Jadi pas bangun aku bilang ke ayah, ayahku bilang “iya” tapi ternyata gak dilakuin. Trs malam besoknya aku mimpi lagi, msh ditempat yang sama, bedanya ayahku dipinggir laut tapi aku agak ketengah naik sampan sendiri.

Terus ayahku disuruh yg disana buat ngebuang kyk buah gitu warna merah 7 buah ke laut, trs lgsg dibuang sama ayah kan, jadi lautnya lgsg berubah jadi merah gitu airnya. Itu masih di mimpi mas. 3 hari berturut-turut aku mimpi kyk gitu.

Setelah mimpi itu badan aku berat banget, aku pusing, aku kyk org kebingungan, jadinya aku blg sama suami aku untuk kerumahnya Pak Ahmad. Jadi pas kesana aku lgsg kerasukan, rupanya yg masuk itu ya kakek serba putih yg di mimpi aku itu.

Beliau blg kalau beliau itu disuruh gurunya untuk menyampaikan pesan kepada ayahku, tapi beliau minta untuk tetap tinggal sama aku, gak balik lagi ke tempatnya, beliau tau aku ada yg jaga, jadi beliau ingin di masukan aja ke suatu benda yg aku bawa terus.

Jadi kalau aku butuh pertolongan, panggil aja katanya. Jadi di pindah lah sama Pak Ahmad ke dalam batu. Tapi sampai sekarang gak pernah aku panggil sih.

Ada asiknya ada gak nya mas, lebih banyak bingung dan kagetnya. Ya maklum ya krn kan orang yg kyk gini biasanya punya guru jadi ada tempat bertanya gitu kan. Aku asli sumatra, cuma yg ngasih benda ke ayahku tu orang jawa sana, dekat daerah badui gitu.

Tapi aku tau, di mimpi aku itu pantai selatan krn aku pernah beberapa kali kesana.

Ngamalin sesuatu yg khusus gitu gak ada mas, cuma sholat aja, sholat hajat dan tahajjud yg diperbanyak buat minta petunjuk. Cuma memang aku tu pernah di kasih tau gini mas di mimpi.

“Aku tu gak biasa kyk gini, kek”

“Gak usah takut, nanti lama lama terbiasa” Kata kakek

“Jangan sampai nanti aku kerasukan yg lain ya kek”

“Iya, gak akan ada yg bisa ngrasuki kamu kecuali dari darah keturunan kita”

Trs aku di kasih do’a gitu. Pas aku bangun, aku kebayang jelas do’anya, tulisannya sampai hapal pula.

Pernah pada suatu waktu, kakekku minta aku ngasih makan anak yatim, trs kadang minta aku beliin baju anak yatim, tapi beliau nentuin kriterianya. Anak yatim nya yg laki laki dan msh anak anak gitu.

Aku juga pernah dapet petunjuk kalau lagi ngerasain sesuatu yg kuat banget, misalnya membuang kiriman dari orang, itu sebisa mungkin kaki nginjak tanah tanpa alas.

Gak enaknya ya itu, Mas, sering bgt tengahh mlm itu kadang kyk ketindihan gak bisa ngapa2in, kadang kyk bertarung gitu sama orang, banyak lah pokoknya yg aneh2 menurut aku.

Kadang aku ngomong sendiri, ini aku perempuan hidup di zaman serba canggih ini tapi kok msh berhubungan dengan hal kyk gini. Dan kenapa semua ini terbukanya baru beberapa bulan belakangan ini.

Kenapa gak dari dulu, kenapa pas sama Pak Ahmad itu kakek aku baru nunjukin bahwa beliau ada, padahal sebelumnya aku juga udh byk kenal org pintar.

Sekian kisah mbak Mei kali ini, manusia memang makhluk paling sempurna dari makhluk lainnya. Manusia juga diciptakan untuk bisa berdampingan dengan jin. Meski memiliki ruang dan waktu yang terpisah, pada dasarnya mereka sangat dekat dengan manusia.

Tetap kuatkan iman agar terhindar dari bisikan setan yang sesat. Saya pamit undur diri, sampai bertemu di cerita seram lainnya.


Sumber: kalong, @cerita_setann

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Admin IRC
Written by
Admin IRC
Join the discussion